Sabtu, 06 Juni 2026
Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Padang Panjang

MAN 1 Kota Padang Panjang Tampilkan Inovasi “One Home One G-Plant” Jawaban Kreatif Siswa atas Darurat Sampah Sumatera Barat

05 Jun 2026 Hendra Febriadi 0 Komentar 48 Dilihat

Padang Panjang —05 Juni 2026 Semangat inovasi kembali bergema di MAN 1 Kota Padang Panjang. Ajang bergengsi ini diikuti oleh sekolah setingkat SLTP, SLTA, dan kategori umum se-Sumatera Barat, sehingga menjadi wadah kompetisi lintas jenjang yang semakin memperkuat semangat kreativitas daerah.Melalui ajang Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Sumatera Barat, dua siswa berbakat menghadirkan karya monumental berjudul “One Home One G-Plant: Pengembangan Bio-Leachate Berbasis Inovasi untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Sirkular”. Lomba TTG Tingkat Provinsi ini diawali dengan Lomba TTG Tingkat Kota Padang Panjang yang diselenggarakan oleh Litbang Bappeda Kota Padang Panjang. Dari ajang kota inilah lahir para inovator terbaik yang kemudian melangkah ke tingkat provinsi untuk menguji gagasan mereka di panggung yang lebih luas.

Inovasi ini lahir dari keprihatinan atas kondisi pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya di Kota Padang Panjang yang kini berstatus darurat akibat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai kapasitas maksimal. Dari persoalan tersebut, lahirlah gagasan kreatif berupa galon komposter terintegrasi dengan sistem hidroponik. Teknologi ini bekerja dengan prinsip siklus utuh: pengomposan, filtrasi, dan budidaya tanaman. Air limbah hasil dekomposisi sampah organik dimanfaatkan sebagai nutrisi alternatif bagi tanaman hidroponik, sehingga menciptakan solusi sederhana, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan di setiap rumah.

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, disaksikan oleh:

- Kabid SDA dan TTG Provinsi Sumbar, bapak Mirza Iswadi

- Kabid Inovasi dan Teknologi, Ibu Kusuma Dewi

- Dewan Juri: Dr. Dedet Deperiki, S.P., M.Si


- Kepala Bappeda Kota Padang Panjang

- Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Padang Panjang, Bapak Herki Toni, SKM, MARS

beserta tim penilai lainnya


Para tokoh menyampaikan apresiasi atas kreativitas siswa madrasah. Dalam sambutannya, mereka menekankan bahwa TTG harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi solusi berkelanjutan atas permasalahan lingkungan.

Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, Dr. Lainah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Beliau menegaskan bahwa madrasah akan terus memberi ruang bagi siswa untuk berinovasi, mengasah kreativitas, dan menghadirkan solusi atas persoalan nyata di masyarakat. “Anak-anak harus terus berinovasi, karena dari tangan merekalah lahir jawaban atas tantangan zaman,” ungkapnya penuh motivasi.


Inovasi ini digagas oleh dua siswa inspiratif:

- Faiq Ahmad Jiddan

- Raihana Merizka Putri

Keduanya tampil percaya diri dalam mempresentasikan karya, menjawab pertanyaan dewan juri, serta mendemonstrasikan langsung mekanisme kerja alat di lapangan.

Presentasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang penuh masukan berharga dari dewan juri. Hal ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk mempersiapkan diri menuju ajang tingkat nasional. Setelah presentasi, rombongan meninjau langsung alat inovasi di lapangan. Para siswa mendemonstrasikan cara kerja G-Plant, memperlihatkan bagaimana sampah organik dapat diubah menjadi sumber nutrisi bagi tanaman hidroponik.

Kehadiran inovasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. TTG bukan hanya sekadar lomba, tetapi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam menjawab persoalan lingkungan dengan teknologi sederhana, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.

Dengan semangat inovasi dan dukungan penuh dari madrasah, MAN 1 Kota Padang Panjang siap melangkah lebih jauh, membawa karya siswa ke tingkat nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah inovasi teknologi tepat guna. (Hendra)

Berita Terkait.

Tambahkan Komentar.