Selasa, 02 Juni 2026
Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Padang Panjang

MAN 1 Kota Padang Panjang Gelar Upacara Harlah Pancasila 2026: Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia

01 Jun 2026 Hendra Febriadi 0 Komentar 43 Dilihat

Padang Panjang, 1 Juni 2026 — Di bawah langit cerah yang menaungi halaman MAN 1 Kota Padang Panjang, seluruh civitas akademika madrasah dengan khidmat melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Tema nasional tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, menggema kuat dalam setiap langkah peserta upacara.  

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Dr. Lainah, M.Pd.I, Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, menyampaikan amanat yang sarat makna tentang pentingnya menjaga kedisiplinan, etos kerja, dan keharmonisan di lingkungan madrasah. Beliau menegaskan bahwa semangat Pancasila harus hidup dalam tindakan nyata guru dan siswa, menjadi fondasi bagi madrasah yang berprestasi dan berakhlak mulia.  

Pelaksanaan upacara kali ini juga menjadi momen istimewa karena Bapak/Ibu guru yang baru saja lulus PPG terakhir dipercaya sebagai petugas upacara. Penugasan ini menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme mereka dalam mengabdi di dunia pendidikan.  


Dalam amanatnya, Bunda Dr. Lainah turut membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., yang menekankan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga kompas moral dan spiritual bagi bangsa Indonesia di tengah dinamika global.  

Ada beberapa Ringkasan Pidato Kepala BPIP RI Tahun 2026 antara lain:

- Pancasila sebagai perekat bangsa: Menyatukan keberagaman suku, agama, dan budaya dalam satu semangat kebangsaan.  

- Pancasila sebagai pondasi perdamaian dunia: Mengajak seluruh warga Indonesia untuk menjadi teladan dalam membangun harmoni dan keadilan global.  

- Peran generasi muda: Didorong untuk menjadi pelopor inovasi dan penjaga nilai-nilai luhur bangsa.  

- Tanggung jawab bersama: Pemerintah, pendidik, dan masyarakat harus bersinergi menjaga keutuhan ideologi Pancasila di tengah tantangan zaman.  

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan. Lagu-lagu perjuangan berkumandang, menambah suasana haru dan kebanggaan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan universal.  (Hendra)

Berita Terkait.

Tambahkan Komentar.