Sabtu, 31 Januari 2026
Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Padang Panjang

MAN 1 Kota Padang Panjang Kembali Ukir Prestasi Juara 1 lomba Tari “Bunian Pulang Padi” di FORAS 2026

23 Jan 2026 Hendra Febriadi 0 Komentar 270 Dilihat

Padang Pariaman, Jumat 22 Januari 2026 – ithumasmansapapa//Derap langkah prestasi kembali terdengar dari MAN 1 Kota Padang Panjang. Setelah sebelumnya menorehkan kemenangan di ajang LKBB, kali ini siswa-siswi madrasah unggulan tersebut kembali mengharumkan namanya dengan meraih Juara 1 Lomba Tari kreasi dalam Festival of Religi Art and Science (FORAS) 2026) yang berlangsung di MAN 1 Padang Pariaman.

Karya tari yang ditampilkan berjudul “Bunian Pulang Padi”, sebuah garapan yang lahir dari proses kreatif intensif selama kurang lebih 10 hari. Karya ini tidak sekadar menampilkan gerak tari sebagai hiburan, tetapi menghadirkan filosofi mendalam tentang perjalanan pulang: pulang pada tanah, pulang pada adat, dan pulang pada bunyi-bunyi yang membesarkan nagari.

Di antara denting alu dan hening jerami, tubuh para penari bergerak menunduk, mengulang, serta menahan. Gerakan itu menyimbolkan hubungan manusia dengan alam yang dikerjakan dan dijaga. “Bunian Pulang Padi” menjadi doa yang bergerak, ketika hasil panen kembali ke rumah, dan bunyi yang tinggal di tubuh menjadi kenangan sekaligus pengingat akan harmoni manusia dengan alam.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran para pembina dan pelatih yang mendampingi siswa dengan penuh dedikasi. Ibu Yeni Rahma sebagai pembina Batikam Jajak, bersama ibu Nova Rahmi dan Bundo Yusna Yensi sebagai pembina seni, telah menyalurkan energi, ide, dan semangat kepada para siswa.

Dalam kutipan penuh makna, salah satu pelatih ibu yeni rahma menyampaikan:

“Keringat di ruang latihan berubah jadi emas di atas panggung. Bangga!”

Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, Bunda Lainah, memberikan apresiasi luar biasa atas perjuangan anak-anak didiknya.

“Saya sangat bangga melihat semangat dan kerja keras mereka. Karya ‘Bunian Pulang Padi’ bukan hanya sebuah tarian, tetapi doa yang bergerak, yang mengingatkan kita akan pentingnya adat, budaya, dan hubungan dengan alam. Terima kasih telah mengharumkan nama madrasah di tingkat provinsi. Semoga semangat ini terus menyala dan membawa MAN 1 Kota Padang Panjang semakin jaya,” ungkapnya penuh haru.

FORAS merupakan salah satu kegiatan besar yang mempertemukan SMA, SMK, MA, dan pondok pesantren se-Sumatera Barat. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “Menjelajah Alam Logika sebagai Ilmu, Adat sebagai Ekspresi, dan Agama sebagai Cahaya”. Tema ini menjadi simbol bahwa pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga tentang nilai budaya dan spiritualitas yang menyinari kehidupan.

Suasana kompetisi di MAN 1 Padang Pariaman begitu meriah. Para peserta dari berbagai daerah menampilkan karya terbaik mereka, mulai dari seni tari, musik, hingga ekspresi budaya lainnya. Di tengah persaingan yang ketat, karya tari “Bunian Pulang Padi” dari MAN 1 Kota Padang Panjang berhasil mencuri perhatian juri dan penonton dengan kekuatan konsep, keindahan gerak, serta kedalaman makna.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa MAN 1 Kota Padang Panjang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu melahirkan karya seni yang berakar pada budaya lokal sekaligus relevan dengan nilai universal. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa-siswi untuk terus berkarya, menjaga tradisi, dan mengembangkan kreativitas yang berdaya saing.

Dengan torehan juara ini, MAN 1 Kota Padang Panjang semakin meneguhkan posisinya sebagai madrasah yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, seni, budaya, dan nilai religius dalam setiap langkahnya.(hendra)

Berita Terkait.

Tambahkan Komentar.